Articles tagged with: taujih
Blogger Keadilan Sejahtera, tarbiyah »
Mencegah Sentralisasi Figur dalam Berjama’ah
Oleh Ardian Perdana Putra *
Setelah lama nggak pernah lagi menulis di file word, akhirnya saya menyiapkan postingan ini sejak dari rumah. Karena takut ide yang sudah keburu muncul hilang sebelum sempat dipaparkan. Tulisan ini muncul sebagai tanggapan saya terhadap debat kusir tidak penting seputar PKS di forumdetik yang menurut pendapat saya tidak pada tempatnya dan sudah menjurus pada black campaign. Dialektika dalam obrolan ngalor-ngidul yang nggak jelas ujungnya itupun saya anggap terlalu kekanak-kanakan dan argumen yang digunakan oleh si-orang-bernickname-tobinx itu terlalu dipaksakan dan absurd.
Setidaknya ada dua …
Blogger Keadilan Sejahtera, tarbiyah »
“… Anda tahu… bagaimana sulitnya saya saat harus membujuk mereka berdua agar mau maju (sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota)? Yang satu (Ust. Abu Syauqi), begitu dikabari amanah ini Maag-nya langsung kambuh. Yang satu lagi (Dr. Taufik) begitu mendengar namanya disebut (menjadi cawalkot) langsung demam tiga hari. Bahkan begitu mengetahui kemungkinan besar namanya akan disebut Ust. Abu Syauqi langsung mematikan HP-nya, untung saja nomor rumahnya masih bisa dihubungi …“
[Taujih Internal Kader PKS oleh Ust. Haru Suandharu 29-06-08]
InsyaAllah saya tidak perlu menjelaskan lagi mengapa saya memilih judul tersebut untuk tulisan singkat …
Blogger Keadilan Sejahtera, Featured, renungan, tarbiyah »
Seandainya saya diminta menggambarkan keadaan ruhiyah diri saya sebagai suatu benda, maka mungkin yang agak mendekati adalah sebuah konduktor. Apapun jenisnya, saya merasa diri saya seperti sebuah konduktor. Apa yang mendasari munculnya pikiran tersebut? jawabannya ada pada sifat sebuah konduktor tersebut, mudah untuk dipanaskan tetapi mudah pula untuk dingin begitu tidak lagi dipanaskan.
Ya, begitulah kira-kira keadaan ruhiyah saya. Mudah panas atau ter-isi-ulang oleh nutrisi ruhiyah yang saya temukan dari sumber apapun, tetapi secepat itu pula ruhiyah tersebut drop kembali. Hal ini menyebabkan saya begitu menunggu-nunggu asupan ruhiyah dari luar. Moment-moment …
politik, renungan, tarbiyah »
Sebenernya ada sedikit penyesalan saat saya terlambat tiba di Habib siang itu. Aku tiba pukul setengah dua siang, sedangkan agenda yang dijadwalkan oleh panitia adalah pukul duabelas. Meski begitu aku masih bersyukur bahwa aku datang saat itu tanpa keterpaksaan apapun, bahkan sedang bersemangat mengejar isian ruhiyah baru dari taujih kali ini. Sebenarnya aku sedikit ragu, karena rekan-rekan sehalaqah tidak ada yang memutuskan datang sehingga aku datang sendirian.
Habib hari itu sangat-sangat ramai. Motor-motor memenuhi lapangan parkir. Rombongan akhwat jilbab lebarpun terlihat berduyun-duyun memasuki masjid. Ada diantara mereka yang baru saja turun …











Wall RSS Feed