Home » Archive

Articles tagged with: letih

Featured, refleksi »

[5 Nop 2008 | One Comment | 9 views]

Ya… aku tahu…
Aku mungkin bodoh… kerap kali ceroboh…
Tapi aku tidak akan begitu saja menyerah…
Menyerah pada DIKTATOR bernama TRAUMA dan PARANOIA
Menyerah pada letih dan rasa takut…

Aku memang bodoh… kerap kali ceroboh…
Tapi aku tidak akan berhenti detik ini…
walau hanya tersisa sesaat lagi…
hingga akhir batas waktu ini…

I’M STILL SURVIVE… AT THIS SELECTION…

[Diiringi kelegaan pada saat-saat terakhir deadline pengumpulan project calon pengajar BiNus Center... Ayo, datanglah Maisyah... Terimalah Aisyah... Halah... garing!]
Traktir aku klo kmu suka artikel ini…

tarbiyah »

[24 Jul 2008 | No Comment | 8 views]

Saya membuka tulisan ini dengan sebuah pertanyaan. Apa yang akan anda lakukan jika pagi hari ini anda fit dan segar bugar, tapi anda tahu bahwa besok pagi Allah akan mencabut nyawa anda? Saya duga sebagian besar dari anda akan menjawab, “saya akan menggunakan seluruh waktu hari ini untuk berbuat kebaikan sebanyak mungkin dan berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi orang banyak.”. Mungkin saya pun cenderung akan berpikiran sama seperti itu dan jika melihat keseharian saya pribadi, rasanya ingin sekali hari ini selalu seakan-akan menjadi hari terakhir hidup saya didunia. Saya …

Featured, menulis, puito-melankolik »

[17 Jun 2008 | No Comment | 85 views]

“Apakah selalu ada alasan untuk menulis?”
Ada… menulislah…
Menulis apapun…
apapun yang terjadi…
selama mata ini masih diizinkan melihat…
Memandang dari cakrawala timur hingga kebarat…
Menjangkau dari ufuk utara hingga selatan…
menulislah…
apapun yang terjadi…
Karena menulis mencegah hati kita letih…
Busuk lalu mengeras dan akhirnya mati…
Tak lagi peka dan berempati terhadap apa yang terjadi sepanjang hari…
Semua naluri runtuh, tertelan ego pribadi…
Menulislah…
apapun yang terjadi…
Karena lisan tidak mampu bertutur setiap detik…
Ada kala ia khilaf dan lupa…
Menulis membantu lisan berhati-hati berbicara…
agar yang tertutur secukupnya saja…
Menulislah…
apapun yang terjadi…
Karena menulis membentangkan gagasan…
Otak yang buntu tercerahkan…
Menghantarkan naluri pada cahaya…
Cahaya sang pemberi Cahaya…
Menulislah…
apapun yang terjadi…
Karena tiada …