Archive for the ‘tarbiyah’ Category
Kemustahilan…
Senin, Nopember 10, 2008 15:31 No CommentsTidak akan pernah mudah… berdiri tegak diatas dua rakit…
Terlalu mustahil… melukiskan dua pelangi dalam satu langit…
Pada akhirnya bayangan masa lalu harus benar-benar terhapus…
Langit ini harus menjadi kanvas yang polos kembali…
Untuk bisa terus melangkah… mendaki langit tinggi-tinggi…
dan melukiskan goresan warna-warni baru… untuk sekali saja sepanjang hidup…
[Toki wo tomete hoshii... eien ni!]
Traktir aku klo kmu suka [...]
At The Moment…
Minggu, Nopember 9, 2008 13:02 2 CommentsSatu kata saja…
MENGGIGIL
Ngh… mungkin dua kata…
PANAS DINGIN
Atau 3 kata?
DAG DIG DUG
However… I just make a hope… this is the first… and also the last…
Maybe I need a moment to think deeply… and I hope the result will be the best…
Bismillah…
Traktir aku klo kmu suka artikel ini…
Expecting Less to Get More…
Sabtu, Nopember 8, 2008 13:44 4 CommentsKata-kata yang menjadi judul tulisan ini beberapa hari ini hadir dalam renungan saya. Kata-kata tersebut mengingatkan saya tentang materi sebuah pelatihan yang saya ikuti tahun 2005. Daurah munakahat tepatnya… saat itu ada satu sesi materi yang dibawakan oleh ust. Jalaluddin Assyatibi tentang bagaimana sebaiknya kita memandang urusan yang satu itu dari sudut pandang yang lebih [...]
Tekad ~A Song Rendevouz~
Jumat, Nopember 7, 2008 3:18 No CommentsTekad (A Tribute to Izzatul Islam)
Album : Ini Langkahku
Munsyid : Shoutul Harokah
http://liriknasyid.com
Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya
Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun [...]
Aku hanya butuh…
Kamis, Nopember 6, 2008 10:21 3 CommentsKu hanya butuh pelangi…
Yang membuatku tersenyum sejenak saja…
Setelah hujan gerimis mereda…
Memberiku semangat, tuk kembali terbang…
melesat tinggi-tinggi taklukkan dunia…
Ku tak inginkan mentari…
Meski cahayanya terang bersinar…
Namun hangatnya membuatku terlena di pagi hari…
Namun teriknya membuatku tertunduk di siang hari…
Namun tak dapat kutatap meski senja telah datang…
Aku hanya ingin pelangi… dan hanya pelangi…
Tuk mengisi langitku… sejenak saja…
[sekali lagi... sebuah [...]




