‘Perkawinan’ Plugin ‘WP Adminbar’ dan ‘WS Tools Bar’
Jumat, Juli 18, 2008 11:17Hari ini aku ‘belanja’ plugin untuk beberapa ngelengkapin panel administrasi beberapa situs sekaligus, blog ini, situs blogger keadilan sejahtera dan situs angkatan 2003 ITB. Awalnya targetku cuman satu, nyari plugin yang bisa mengatur previlege yang berbeda-beda dari tiap user level. Sebenernya plugin ini sudah pernah aku pake dan tes di localserver. Nah, sekarang ini plugin tersebut kuperlukan untuk menyulap engine wordpress yang kupakai di situs-situs tadi agar menjadi lebih social-network-like-website.
Tetapi ternyata penyakit kecanduan pluginku tiba-tiba kambuh… dan akibatnya ternyata alih-alih mengambil satu plugin yang kumaksud diatas, aku malah sibuk menginstal banyak plugin sekaligus. Kebetulan karena aku pake plugin oneclick installer dan server hosting RuangKoPI mensupport plugin tersebut, aku langsung menginstall setiap plugin itu ke tiga situs sekaligus. Proses instalasi tiap plugin pun hanya dalam hitungan detik. Jadi kebayang jika aku sudah 3 jam berada didepan komputer dan aku menginstall plugin tanpa jeda (kecuali waktu shalat tentunya) ada berapa plugin yang kuinstall.
Salah satu pernak-pernik sederhana yang kualami dalam ‘petualangan’ berburu plugin ini adalah, aku memperoleh juaaaaaaauuuuh lebih buaaaannyyyaakk dari yang aku harapkan dan untuk itu aku patut sangat-sangat bersyukur. Aku mendapat banyak koleksi plugin untuk kustomisasi panel admin, mulai dari berbagai tambahan color scheme, tambahan fungsionalitas dan opsi-opsi tampilan. Nah, diantara plugin yang baru kujajal dengan sangat puas adalah ‘WS Tools Bar‘ (plugin yang menambahkan fungsi administrasi di halaman depan blog/situs berbasis wordpress plus form login didalamnya. Nyaris sama dengan apa yang kumimpikan sebelumnya (lihat My dream wp-plugin…) menyatukan fungsionalitas WordPress Admin Bar dengan plugin Sidebar Login. Satu hal yang tadinya sempat kukhawatirkan adalah, plugin itu bakal berkonflik dengan plugin bar administrasi yang lain (WordPress Admin Bar) yang kupasang sebelumnya. Akhirnya, meski khawatir toh aku tetap menjajal plugin itu.
Target sasaranku lagi-lagi adalah blogku sendiri (hehehe… ya blog ini, ‘laboratorium’ online tempatku praktikum ‘web development’ di jagat internet ini). Awalnya aku menonaktifkan WordPress Admin Bar dulu, baru mengaktivasi WS Tools Bar. Begitu plugin tersebut kuaktivasi, aku segera membuka homepage blogku. Alhamdulillah… ternyata tampilannya memang keren. Sekarang gimana kalo kedua plugin itu diaktifkan bersamaan? Aku kembali ke panel manajemen plugin dan mengaktivasi kembali plugin WordPress Admin Bar dan… Alamak!! kemana WS Tools Bar-nya? Hilang! Untung aksi kaget itu segera reda kembali saat ternyata kusadari bahwa si WS Tools Bar ‘berbagi ruang alias ngumpet dibawah WordPress Admin Bar. Alhamdulillah, kedua plugin itu bisa berjalan berbarengan.
Akhirul kalam, aku menutup postingan ini dengan kumpulan skrinsyut dari beberapa plugin:














Resepsinya kapan nih..
Ya postingan ini resepsinya… hehehehe ;-p