Aku Ada Apanya?
Jumat, Juli 11, 2008 10:42Hehehe… yup… klo orang biasanya bicara “aku apa adanya” maka aku malah pengen nanya sama diriku sendiri, “Aku ada apanya?”. Sambil tengok- sana- tengok- sini- gak- jelas- gitu- deh aku bertanya pada diriku sendiri, “Aku ada apanya?”. Sambil terus-terusan bingung sendirian, aku terus-terusan bertanya pada diriku sendiri, “Aku ada apanya?”. Jadi sebenernya aku ini ada apanya sih?
Sebenernya aku kepikiran iseng untuk mempelesetkan jargon ‘apa adanya’ itu sudah dari beberapa waktu lalu. Sebenernya pelesetan itu sebuah becandaan sarkastis dari salah satu sisi kepribadianku pada kepribadianku yang lain. Pada kenyataannya aku ternyata dipaksa untuk sadar bahwa aku sebenarnya masih terlalu kekanak-kanakan dalam menghadapi kenyataan hidup. Meskipun aku berkata: “Inilah aku apa adanya!”, namun jauh di rongga hati paling dalam, aku berbohong. Kenyataannya aku masih bertanya-tanya, “Memang sebenarnya aku ini ada apanya?”. Mungkin akan sama saja saat aku berkata “InsyaAllah saya terima apa adanya”, bisa jadi sebenarnya itu berarti “insyaAllah saya terima karena ada apa-apanya”.
Intinya aku benar-benar bingung, bagaimana caranya membuat diri ini pasrah dan ridho dengan diriku apa adanya? Bagaimana caranya bercita-cita tanpa menjadi obsesif dan ambisius? Bagaimana caranya membuat diriku pede dengan ‘diriku apa adanya’ tanpa terus-terusan bertanya ‘diriku ada apanya?’? Pertanyaan-pertanyaan itu akhirnya berujung pada sebuah jawaban berbentuk pertanyaan, “bagaimana kita bisa membuat orang lain dapat menerima kita apa adanya, jika diri kita sendiri masih mempertanyakan ke-’apa adanya’-an diri kita itu?”.
Jadi…
Traktir aku klo kmu suka artikel ini...



