TERSENYUMLAH….
C________________________________Am__
Bidadari…. tak kuingin kau menangis
____Dm____________________________________
Menahan perasaan, yang kian menyesak jiwa
______F______________________G____________
Menghilangkan bagian terindahmu
____C_________________________Am__________
Tak ingin…. kau memudar menahan amarah
______Dm__________________________________
Tak dapat mengalahkannya…..
____F_______________________G_____________
Melupakan hal terindah hidupmu….
================================
reff:
_______________Am_____________Em___
(maka tersenyumlah….) dan pahami,
______F______________G_____
masih luas dunia kau arungi
____________Am_______________Em______F__________________G_
(dan bangkitlah…) jangan biarkan hitam membungkus hatimu
___________Am______Em____________F_______________G_
(hilangkan semua lirih….) yang menepis senyumanmu
________Am____________Em__________F________________G_
(bahagialah……) anugerah-Nya masih tercurah padamu
___________________
tersenyumlah…….
================================
C_____________________________________Am_____________
murung…. bagai kau pandangi, langit kan terus hitam
___Dm________________________________________________
Seakan sinar mentari tak akan mau menyinari
_______F______________________G______________________
Dan mendung takkan kunjung pergi
____C_________________________________Am_____________
hadapilah…. dunia takkan pernah seburuk kau kira
___Dm____________________F___________________________
Ia simpan indahnya, saat kau temukan dirinya
____G________________________________________________
Biarkan ia bahagiakan mu ohhh……..
Back to reff.
_________Am____________Em____
tersenyumlah….. untukku….
______F___________________G_____
sentuhlah….. dengan hatimu….
_________Am___________Em________
tenangkanlah…. jiwa ku….
________F_________G__________________
Biarkan semua, oh semua….. ooh…..
______________Am_________Em_F_G_(Am_Em_F_G_3x)
Maka_tersenyumlah…
(back to reff. With improve)3x
nb : Lagu ini ditulis diatas kereta Semarang-Jakarta, bulan Syawal 1423 H. Lagu ini lahir terinspirasi oleh Seorang sepupuku (Khairani, salah satu ‘bidadari’ kecilnya Om Taufik; semoga bisa menjadi ‘superhero’ kebanggaan orangtuanya) yang sering terlihat cemberut dan bete selama mudik lebaran tahun itu. Sekarang, lagu ini di dedikasikan bagi semua bidadari yang tidak pernah berhenti membagi cahayanya hingga dunia tetap tersenyum…
Kenapa aku menulis Lagu? Karena aku ingin menginspirasi banyak orang…
« Please… | Home | Tips biar nggak kecanduan TV »
wah… ini to lagunya?
he he…
keren keren…
maka, tersenyumlah… ^______^