Langit, Izinkan Aku Menemukan Pelangiku

Mungkin Suatu Saat Nanti

By Ardian Perdana Putra • Januari 28, 2008 • Category: Uncategorized |

Mungkin Suatu Saat Nanti

[Markaz, 28 jan 2008; “Faa watstsiqillahumma rabithatahaa…”]

 

Beberapa minggu sebelum acara perpisahan SMA ku, sambil mengisi waktu mempersiapkan SPMB aku iseng menulis lagu ini. Tadinya aku berharap lagu ini bisa dibawakan saat acara perpisahan. Tetapi ternyata nggak ada sesi musik di hari itu. Aku masih berharap, mungkin saat wisuda nanti lagu ini bisa kubawakan.

 

kadeikh_wallpaper3.jpg

Mungkin Suatu Saat Nanti

 

Sudah tak ada lagi yang harus engkau sesali

Semua yang terawali pasti kan berakhir nanti

Lebih baik kau ingat semua kenangan manis kita

Segala yang kita tinggalkan… bersama…

 

Cukup… mungkin untuk saat ini

Kita simpan hari ini untuk bekal esok nanti

Biar… biar semua terkunci

Untuk bahan dongeng kita untuk anak cucu nanti

 

Bridge:

Ku tahu perpisahan memang menyakitkan

Namun mengingatkan akan arti pertemuan

 

Suka duka dan kenangan kita jadikan ikatan

Agar takkan pernah terlupakan

 

Reff:

Mungkin suatu saat nanti kita saling menemui

Dengan canda dan kekonyolan kita

Mungkin suatu saat nanti kita sama menyadari

Akan arti persahabatan kita

 

Cukup… mungkin untuk saat ini

Kita simpan hari ini untuk bekal esok nanti

Biar… biar semua terkunci

Untuk bahan dongeng kita untuk anak cucu nanti

(back to bridge, reff)

 

Coda:

Slamat tinggal kawan, kejar semua impianmu

Sampai jumpa kelak…. Mungkin suatu saat nanti….

 

[Untuk semua saudaraku di kampus… semoga istiqamah]

Wassalam….

Sunset’s Admirer

If you see my blog content is valuable, please consider to treat me

Tidak ada Komentar

(Required)
(Required, will not be published)

« Kata ibuku… | Home | Gak jadi begadang nih… »