Langit, Izinkan Aku Menemukan Pelangiku

Sulitnya merubah mindset…

By Ardian Perdana Putra • Nopember 30, 2007 • Category: biografi, curhat, refleksi |

Array ( )

Dalam suatu taushiyah dipaparkan bahwa kualitas dan kondisi tarbiyah suatu kaum bisa dilihat dari topik obrolannya. Jika isi obrolan itu tidak lepas dari mengingat Allah, Amal dan pembinaan diri, maka kondisi masyarakat atau kaum itu sedang sangat sehat dan mengalami kemajuan. Tetapi jika isi obrolannya tersebut tidak lepas dari Ghibah (gosip), Candaan dan Gurauan, apa lagi mengarah pada seputar kebutuhan ego dan syahwat, maka serendah itulah kualitas dari masyarakat tersebut.

Dan…. Jleb… saya tersinggung dengan kalimat saya sendiri. Tiba-tiba saja saya ngerasa bodoh… ceroboh… dan rendah. Seberapa seringkah saya mengingat kelompok yang saya pegang? Amal yaumiyan saya yang masih segitu-segitu saja? Gimana mandegnya gerbong yang saya tumpangi berjalan?

Kemudian saya teringat dengan seberapa sering saya berdoa meminta kemudahan jodoh? Menghabiskan waktu-waktu saya untuk mendengarkan lagu favorit saya? Memikirkan bisnis saya? Lalu mana waktu untuk aku curhat dan berkonsultasi pribadi denganNYA?

Aku semakin merasa malu dengan diriku sendiri. Kalau saja memukul kepalaku akan meringankan sedikit beban pikiranku, maka akan aku pukul kepala ini sekencang - kencangnya… Bakaaaaaaaa (bodoh, bahasa jepang red.)!!!  Kata seorang rekan aku itu kurang amanah… atau kurang amal (tuh kan, jadi inget dampratan Akhwat 1,5 tahun lalu…)

Fenomena tadi aku rangkum menjadi sebuah kesimpulan… Merubah mindset memang tidak mudah… begitu pintu ta’aruf kubuka kuncinya… begitu saja tema-tema sejenis melayang dipikiran ku. Begitu sulit rasanya menghapus bayangan-bayangan itu kuhapus habis… Dan aku semakin merasa bodoh… ceroboh…

Bodohnya, kebodohan yang paling bodoh adalah hal tadi diperparah dengan mulut bawelku yang nggak bisa tahan untuk nggak cerita ke rekan yang lain… This stupid blabbermouth, makes things worse!!

Akhirnya, sepertinya aku harus merubah doaku…

bukan meminta untuk dilapangkan hati… tetapi untuk dimudahkan menutup mulut kecuali untuk kebutuhan yang seperlunya….

Wallahu A’lam bisshawab

If you see my blog content is valuable, please consider to treat me

& Komentar

  • At 2007.12.01 07:21, KaiToU said:

    hmm…
    mindset, ya?

    • At 2007.12.02 12:59, Donny Reza said:

      Emang, 1,5 tahun lalu didamprat akhwat gara-gara apa? ;;) *mode penasaran: on*

      • At 2007.12.04 09:06, Donnyreza said:

        Hehe, penasaran, emang sama akhwat itu didamprat gimana? ;;)

        • At 2007.12.09 17:53, Riyogarta said:

          Yang betul “mengubah” bukan “merubah” … halah malah ngebahas bahasa :)

          • At 2007.12.12 23:19, sulaiman said:

            Assalamu’alaikum.

            Merubah pikiran itu emang ga gampang. Aku ada tips semoga bermanfaat.
            1. Tulis dengan jelas cita-cita Antum (Anda). Misal, bulan Januari tahun 2008 saya menikah.
            2. Berlaku sportif. Artinya, komitmen dengan apa yang sudah Antum tulis. Wujudkan cita-cita Antum.
            3. Ganti lingkungan Antum. Hati kita mempunyai kecenderungan untuk berkumpul dengan hati yang sejenis/serupa. Klo Antum ingin “diam” bertemanlah dengan seseorang yang pendiam. Klo Antum ingin semangat Antum terus berkobar carilah seseorang yang mempunyai semangat tinggi.
            4. Masa lalu adalah sesuatu yang paling jauh. Karena berjalan berapa lama pun kita tidak akan pernah sampai ke masa lalu. Biarkan apa adanya. Ambil Ibrah (Pelajaran) dari masa lalu kita. Antum suka bikin konsep, tentunya lengkap dengan strategi yang akan Antum terapkan bukan? Tantangan buat Antum: BUAT STRATEGI UNTUK MEMPERBAIKI DIRI.
            5. Jika ada yang menganggap Antum kok berubah, tidak apa2. Perubahan mindset (pola pikir) biasanya akan diikuti oleh perubahan tindakan. Itu wajar. Yang harus Antum lakukan adalah mempertahankan keyakinan bahwa SAYA HARUS BERUBAH. Klo perlu katakan kepada teman Antum “Maaf, Saya ingin berubah. Tolong hargai keputusan saya ini.”

            Afwan, bila ada kesalahan.

            • At 2008.01.16 22:10, admin said:

              Terima kasih….

              (Required)
              (Required, will not be published)

              « [Lagu gw pas SMA lg] Menunggu… | Home | Eighties Memory: Lost in Your Eyes (Debbie Gibson) »